Selasa, 10 Juni 2014

Pernikahan

Dengan "Ijab-Qabul" berubahlah: yang haram menjadi halal, maksiat menjadi ibadat, kekejian menjadi kesucian, kebebasan menjadi tanggung jawab, & nafsu menjadi cinta kasih.

Begitu besar perubahan ini, sehingga Allah menyebut Akad Nikah sebagai "Mitsaqan Ghalidho" (Perjanjian yg berat - Q. 4:21).

Akad nikah ini di sisi Allah, sm tingginya dengan perjanjian para Rasul (Q.33:7) & sama dahsyatnya dengan perjanjian Bani Israil di bawah Bukit Thur (Q. 4:154).

Karena itu PELIHARALAH !

Tidak ada komentar: