Dengan "Ijab-Qabul" berubahlah: yang haram menjadi halal, maksiat
menjadi ibadat, kekejian menjadi kesucian, kebebasan menjadi tanggung
jawab, & nafsu menjadi cinta kasih.
Begitu besar perubahan ini,
sehingga Allah menyebut Akad Nikah sebagai "Mitsaqan Ghalidho"
(Perjanjian yg berat - Q. 4:21).
Akad nikah ini di sisi Allah, sm
tingginya dengan perjanjian para Rasul (Q.33:7) & sama dahsyatnya
dengan perjanjian Bani Israil di bawah Bukit Thur (Q. 4:154).
Karena itu PELIHARALAH !
Selasa, 10 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar